TKDN – Tenaga Kerja Asing

Sesuai dengan ketentuan PTK 007 Rev 2 BPMIGAS dan Peraturan Menteri Perindustrian No 16 Tahun 2011, Penilaian Tenaga Kerja adalah berdasarkan kewarganegaraanya. Artinya hanya dipisahkan menjadi Tenaga Kerja Dalam Negeri atau Tenaga Kerja Asing. Namun untuk penilaian TKA biasanya sering dipahami sebagai 100% Komponen Luar Negeri atau berarti total TKDN menjadi 0% dong. Nah ini yang salah….

Dalam perhitungan biaya Tenaga Kerja, komponen biaya yang bisa dihitung bukan hanya berasal dari gaji saja, tetapi juga ada tunjangan tempat tinggal, mobilisasi, asuransi atau yang lainnya. Bahkan termasuk pajak PPH 21/26 yang dibayarkan kepada negara. Nah biaya-biaya ini berpotensi menjadi komponen biaya yang masuk kedalam Komponen Dalam Negeri. Namun bagaimana syaratnya.

Kalau misalkan tunjangan tersebut langsung dibayarkan kepada TKA diawal, dipakai atau tidak itu sudah diberikan kepada TKA tersebut, maka perhitungannya menjadi Komponen Luar Negeri.

Baru bisa dikategorikan KDN apabila, tunjangan-tunjangan tersebut dibayarkan langsung kepada penyedia jasa yang menghandle service untuk TKA tersebut. Sebgai contoh tunjangan mobilisasi dibayarkan kepada penyedia layanan sewa TRAC sebagai contoh. Atau tunjangan tempat tinggal diberikan berupa apartemen yang dibayarkan langsung kepada perusahaan Indonesia. Kalau pajak sih otomatis.

Semoga membantu….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s