Instruktur TKDN

Minggu kemarin tanggal 29 Maret, Saya kembali diberikan kesempatan untuk terbang ke Batam. Kali ini dengan tema yang berbeda. Instruktur TKDN. Ini adalah salah satu passion terbesar saya. Hehehe… Jujur pengen sih suatu saat bisa ngajar di UI.

Kali ini lembaga yang mengundang adalah MCP. Dulu pernah juga ngajar TKDN, tapi lembaganya waktu itu Indocita. Asik sebenarnya bisa sharing dengan banyak orang tentang hal yang saya sedikit kuasai. Benar-benar menyenangkan. Dibayar pula. Hehhehe.

Sebetulnya Pak Mardji sih yang ngajakin untuk ngajar kemarin. Kebetulan Pak Mardji menjelaskan masalah kebijakan PTK 007 sedangkan saya mengenai tata cara perhitungan TKDN-nya.

Kemarin peserta yang ikut adalah dari teman-teman di KKKS. Ada BOB Bumi Siak Pusako, HESS, Petrochina dan BP. Total ada 18 orang. Tempatnya di Planet Holiday, ya jadi sempat lah main-main ke depan.

Yang paling asik adalah ketika bisa memastikan bahwa peserta bisa memahami materi yang disampaikan. Bahkan ketika pada saat menerjakan soal evaluasi, yang memang saya siapkan soal jebakan, akhirnya ada 3 orang yang bisa lolos. Dan yang lainnya menjadi tahu bahwa mereka kena jebakan batman tapi akhirnya jadi lebih paham.

Jadi kepikiran juga.. Enak juga sebetulnya jadi konsultan tkdn ya.. Next Project kah??

Advertisements

2 comments on “Instruktur TKDN

  1. Ma Kunto mau tanya dong berapa si gaji yang pantas untuk seorang Local Content Specialist disebuah perusahaan kontraktor perminyakan, mengingat beratnya tanggung jawab atas sangsi yang mungkin terjadi dalam audit jika kita tidak achieve Local Content?? mohon bantuannya

    • Wah ini pertanyaan yang paling menarik. Ada teman yang ngajak saya diskusi soal ini juga waktu dia mau pindah ke Kontraktor sebagai LC Specialist. Kurang lebih pertimbangannya adalah seberapa besar perusahaan Kontraktor tersebut. Dan apa yang menjadi tanggung jawabnya.
      Yang pertama, sebisa mungkin pilih perusahaan yang memang revenue-nya besar sehingga bisa memberikan penawaran salary yang besar juga.
      Yang kedua soal tanggung jawab, usulan saya sih kita harus terlibat dalam menyusun tanggung jawab yang harus kita kerjakan. Apabila memang sangat berat justru bagus. Tentu salary yang bisa diminta akan lebih tinggi. Selain itu kita juga bisa minta tim atau asisten untuk membantu pekerjaan di perusahaan baru tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s